Search This Blog

JKN-Drive, Inovasi baru Klaim JKN

Media penyimpanan terpadu untuk proses klaim pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tanpa harus manual mengantarkan berkas klaim.

E-Klaim 5.9 Full Installer

Installer Aplikasi E-Klaim Versi 5.9.

Fitur pada aplikasi Bridging SIMRS-INACBG

Fitur-fitur aplikasi briding SIMRS-INACBG, sangat bermanfaat untuk rumah sakit yang sudah memiliki SIMRS. Efisiensi waktu bisa sampai 60%. Simak bisa apa saja aplikasi Bridging disini.

Showing posts with label SIMRS. Show all posts
Showing posts with label SIMRS. Show all posts

Monday, March 5, 2018

Download : Update Aplikasi T4M Versi 1.0.180301

Versi ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang dapat disimak pada artikel ini. Bagi yang baru mengenal aplikasi T4M ini silahkan pelajari link tersebut dan link yang terhubung dengannya.

Sebelum menggunakan software ini maka harus memenuhi kebutuhan software sebagai berikut.
1. .NET Framework versi 4.5.2 bisa di download disini
2. SQLLocalDB, disesuaikan dengan versi Windows yang di gunakan.
SQLLocalDB X64 Jika windows yang digunakan versi 64bit, Download disini.
SQLLocalDB X86 Jika windows yang digunakan versi 32 bit, Download Disini
Bingung yang dipakai versi yang mana? Begini caranya cari tahu.

Setelah melakukan instalasi, jangan lupa lakukan konfigurasi sesuai dengan petunjuk disini.

Download full installer disini.
Download Update disini


Password : senandungrindu


Perhatian

Untuk sementara penggunaan aplikasi T4M dihentikan.

Jika anda memilih untuk melakukan instalasi dari awal maka semua data yang pernah diproses pada versi sebelumnya akan tertimpa dan hilang termasuk data ALOS. Sehingga setelah install versi ini anda harus membuat data alos kembali melalui menu Build ALOS

Jika memilih untuk menjalankan update, pastikan pada komputer tersebut sudah terinstall aplikasi T4M Versi 1.0.180110

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Monday, February 5, 2018

Sosialisasi Dan Pelatihan E-Klaim 5.2 dan VClaim Serta Pembahasan BA Dispute Klaim

Awal tahun 2018 implementasi JKN di tanah air mengimplementasikan dua sistem baru atau setidaknya perubahan sistem baik dari Kementerian Kesehatan sebagai penyedia aplikasi pengolah data dan grouper ataupun dari BPJS Kesehatan sebagai pelaksana verifikasi klaim pelayanan kesehatan. Pembaruan aplikasi E-Klaim ke versi 5.2 memiliki pembaruan dalam beberapa hal, diantaranya yang banyak dikeluhakan adalah breakdown tarif RS dan system bridging atau integrasinya dengan SIMRS. Sementara dari BPJS Kesehatan menerapkan sistem yang baru melalui aplikasi VClaim dan merupakan sistem yang berbeda dengan sistem sebelumnya.

Update

Mohon maaf, karena keterbatasan tempat, pendaftaran pesrta untuk kegiatan ini sudah di tutup sejak Senin 5 Februari 2018, Bagi yang ingin mengikuti silahkan mengikuti sesi berikutnya.

Penerapan dua sistem baru dalam waktu bersamaan cukup menguras sumberdaya bagi RS dan dapat berpotensi menghambat proses pelayanan atau bahkan pengajuan klaim. Hambatan pada proses pengajuan klaim tentu dapat berdampak panjang. Untuk membantu RS dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam implementasi kedua sistem tersebut maka kami melakukan sosialisasi dan pelatihan teknis E-Klaim dan konsep serta implementasi VClaim sehingga diharapkan proses pelayanan kesehatan dan pengajuan klaim di RS akan tetap lancar.

Narasumber  :

  1. Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (PPJK) Kemenkes RI;
  2. BPJS Kesehatan;
  3. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI);
  4. Tim Teknis INA-CBG’s Kemenkes RI (NCC);

Pelaksanaan  :
Hari / Tanggal    :   Selasa s.d Kamis, 13 – 15 Februari 2018
Jam                   :   14.00 wib - selesai
Tempat              :   HOTEL SWISS-BELINN Kemayoran
                           
Jl.  Benyamin Suaeb Blok D6 Pademangan,  Jakarta 14410
                            Telp. (021) 2907 0707

Kontribusi   :

  1. Paket Pelatihan Menginap: Rp 3.000.000,-/ orang
  2. Paket Pelatihan Tanpa Menginap: Rp 2.750.000,-/ orang

Pembayaran Kontribusi :
Transfer melalui      :         Bank BRI
No. Rekening         :        1653-01-000434-53-2
Atas Nama            :         Sudirah

Fasilitas :

  • Paket Menginap 2 malam (twin sharing)
  • Coffe break, Lunch & Dinner
  • Souvenir Exclusive
  • Seminar Kit
  • Sertifikat

 

Contact Person :

  1. Rohadi Sitepu             HP      : 0813-6134-8513 (SMS/WA/Telegram)
  2. Risma                       HP      : 0812 4238 0008 (SMS/WA/Telegram)
  3. Bagus                       HP      : 0813 3361 2670 (SMS/WA/Telegram)

 

Undangan untuk rumah sakit / klinik silahkan download disini
Lampiran untuk Regional 1 (satu) silahkan download disini
Lampiran untuk Regional 2 (dua) silahkan download disini
Lampiran untuk Regional 3 (tiga) silahkan download disini
Lampiran untuk Regional 4 (empat) silahkan download disini
Lampiran untuk Regional 5 (lima) silahkan download disini 

Term of Reference dan Rundown Silahkan download disini 

Leaflet silahkan download disini

Untuk Mendaftar silahkan klik Disini




Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Wednesday, January 31, 2018

Masa Pakai E-Klaim 5.1 Berakhir, Update E-Klaim 5.2

Sebagaimana di ketahui bahwa masa pakai aplikasi E-Klaim 5.1 berakhir pada 31 Januari 2018, maka ketika dilakukan grouping akan menampilkan pesan Lisence Expired. Karena memang masa pakai aplikasi sudah habis maka teknik-teknik yang pernah di jelaskan disini juga tidak akan mengembalikan fungsi aplikasi. Satu-satunya cara untuk mengembalikan fungsi aplikasi atau masa pakai adalah melakukan update lisensi yang di sertakan pada update 5.2.

Berbeda dengan versi sebelumnya dimana update lisensi di dibuat secara khusus, pada udpate lisensi kali ini dilakukan bersamaan dengan update aplikasi E-Klaim ke versi 5.2.

Untuk mendapatkan update e-klaim 5.2 silahkan download disini.

    Setelah melakukan download silahkan extract kedalam folder tertentu. didalam file download tersebut terdapat beberapa file diantaranya :
  1. File executable yang merupakan update aplikasi dengan nama file Patch_E-Klaim_INA-CBG_5.2.0.201712280730
  2. Fiel yang berisi perubahan yang terjadi di versi 5.2 dengan nama file 1_Fact Sheet 5.2.pdf
  3. Petunjuk teknis E-Klaim 5.2 dengan nama file 2_Petunjuk Teknis E-Klaim 5.2.0.201712280730.pdf
  4. Surat edaran pemberlakuan E-Klaim 5.2 dengan nama file 3_Surat Edaran Pemberlakukan E-Klaim 5.2.pdf
  5. Surat penggunaan file text dengan nama file 4_Surat Penggunakan TXT EKlaim v5.pdf
  6. Surat edaran pengiriman data online dengan nama file 5_Surat Edaran Kelengkapan Pengiriman Data Online E-Klaim 5.1.pdf
  7. Surat pemberitahuan E-Klaim 5.1 dengan nama file 6_Surat Pemberitahuan INA-CBG 5.1.pdf
Silahkan di baca sesuai dengan kebutuhan, biasakan membaca panduan sebelum melakukan update.

Langkah-langkah udpate aplikasi ke Versi 5.2

    Sebelum melakukan udpate pastikan file hasil download sudah di extract, adapun langkah udpate adalah sebagai berikut
  1. Pastikan aplikasi E-Klaim 5.1 sudah menggunakan versi 5.1.1.201705010501
  2. Sesuai dengan standar, lakukan backup terlebih dahulu dengan menyalin folder C:\E-Klaim ke Drive D atau ke Flashdisk atau ke media aman lainnya
  3. Pastikan Apache dan MySQL dalam keadaan On atau running. Dapat dilihat di Xampp control panel
  4. Jalankan file Jalankan program Patch_E-Klaim_INA-CBG_5.2.0.201712280730.exe dan ikuti langkah-langkah sesuai dialog yang muncul
  5. Restar apache dan Mysql melalui Xampp control panel, caranya klik tombol stop keduanya lalu klik tombol Start
  6. Aplikasi sudah berhasil di update ke versi 5.2 dan dapat digunakan
  7. Ingat jika proses update berhasil, berkas backup pada langkah 1 diatas jangan dilakukan restore. karena akan menimpa aplikasi setelah di udpate yang artinya proses udpate akan percuman karena aplikasi akan kembali ke versi 5.1
  8. Setelah proses udpate selesai ada baiknya dilakukan backup kembali seperti pada langkah 1.
Jika dengan implementasi E-Klaim 5.2 ini masih mengalami kesulitan atau bahkan implementasi VClaim atau proses pelayanan dan klaim JKN masih mengalami kendala silahkan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh APCI. Informasi lengkap dapat disimak disini.

Sosialisasi dan Pelatihan E-Klaim 5.2 dan VClaim

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Wednesday, January 17, 2018

Download : APCI T4M Versi 1.0.180110

Versi ini merupakan pengembangan dari apliksi T4M versi sebelumnya yang dapat disimak disini. Buat kamu yang belum paham apa itu APCI T4M silahkan klik link tersebut. Sehubungan dengan banyaknya permintaan fitur dan masukan dari PraktisiCasemix dan rilis versi baru aplikasi E-Klaim 5.2 maka aplikasi T4M diperbarui demi memenuhi kebutuhan Praktisi.

Apa saja yang baru di versi ini silahkan simak
  1. Validasi Kode RS. Untuk kebenaran data, telah di tambahkan pengecekan kode RS yang dimasukan kedalam aplikasi. Fitur ini meminimalisir kesalahan user saat melakukan konfigurasi aplikasi sehingga mengakibatkan kegagalan pembuatan evaluasi dan Dashboard.
  2. Encryption Key. Encryption Key atau kunci enkripsi merupakan metode keamanan yang digunakan oleh aplikasi E-Klaim untuk kepentingan keamanan pertukaran data. Dengan menggunakan metode enkirpsi ini kebenaran data yang diterima akan dipastikan sesuai dengan data yang dikirim oleh E-Klaim
  3. Penyelesaian bug. Pada versi sebelumnya ada bulan-bulan pelayanan tertentu tidak dapat dilakukan evaluasi atau pembuatan dashboard seperti Januari, Februari atau maret 2017. Pada versi ini sudah dilakukan perbaikan
  4. Dukungan lebih baik untuk kasus-kasus Rumah sakit khusus misalnya RS Jiwa terutama yang memiliki kasus-kasus kronis. Pada versi sebelumnya pada kasus RS Jiwa atau pasien yang kasusnya kronis gagal untuk di ambil datanya.
  5. Untuk memudahkan pencarian informasi dan diskusi kasus aplikasi ini dan juga pelaksanaan JKN, beberapa link media diskusi disertakan pada aplikasi ini.
  6. Untuk kasus tertentu sudah pernah di bahas dan untuk memudahkannya diberi hashtag, pada versi ini sudah di sambungkan dengan hashtag praktisicasemix
  7. Suguhan data baru berupa evaluasi over LOS dan Over Cost yang di evaluasi pada periode bulanan. Pada versi sebelumnya hanya dapat dilakukan pada data harian.
  8. Pembaruan pada algoritma evaluasi koding. Hasil evaluasi pada versi ini akan lebih informatif dibandingkan dengan versi sebelumnya.
  9. Penambahan deskripsi untuk CMG Q.
Password : senandungrindu


Sebelum menggunakan software ini maka harus memenuhi kebutuhan software sebagai berikut.
1. .NET Framework versi 4.5.2 bisa di download disini
2. SQLLocalDB, disesuaikan dengan versi Windows yang di gunakan.
SQLLocalDB X64 Jika windows yang digunakan versi 64bit, Download disini.
SQLLocalDB X86 Jika windows yang digunakan versi 32 bit, Download Disini
Bingung yang dipakai versi yang mana? Begini caranya cari tahu.

Setelah melakukan instalasi, jangan lupa lakukan konfigurasi sesuai dengan petunjuk disini.

Download full installer disini

Perhatian

Untuk sementara penggunaan aplikasi ini di hentikan

Dengan melakukan instalasi ini semua data yang pernah diproses pada versi sebelumnya akan tertimpa dan hilang termasuk data ALOS. Sehingga setelah install versi ini anda harus membuat data alos kembali melalui menu Build ALOS

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Thursday, January 11, 2018

Bagaimana : Mengintegrasikan Aplikasi T4M Dengan E-Klaim 5.2

Sehubungan dengan pembaruan aplikasi E-klaim ke versi 5.2 sebgaai aplikasi pengolah data klaim JKN Rumah Sakit, maka aplikasi T4M juga perlu menyesuaikan untuk mengadopsi fitur-fitur baru yang ada di aplikasi E-Klaim 5.2. Fitur baru tersebut diantaranya adalah sistem keamanan pada aplikasi.

Jika pada E-Klaim 5.1 kita cukup menginstall aplikasi T4M dan melakukan setting IP server E-Klaim saja maka kita sudah dapat membuat evaluasi dan grafik berdasarkan data yang ada di server E-Klaim. Namun mulai versi 5.2 user harus melakukan setting tertentu melalui menu integrasi yang ada pada aplikasi E-Klaim. Konfigurasi dilakukan pada kedua sisi aplikasi yaitu pada aplikasi E-Klaim 5.2 dan pada aplikasi T4M.

Konfigurasi ini berlaku bagi pengguna aplikasi T4M mulai versi 1.0.180110 atau yang lebih baru.

Konfigurasi E-Klaim 5.2

  1. Masuk ke aplikasi E-Klaim menggunakan user yang memiliki hak akses administrator atau menu pengaturan & pemeliharaan
  2. Setelah masuk menu utama, klik menu Akun di sebelah kanan layar sehingga muncul seperti pada gambar dibawah ini.
  3. Pilih menu pengaturan & pemeliharaan
  4. Kemudian pilih menu Setup -> Integrasi -> SIMRS sehingga muncul tampilan seperti berikut
  5. Klik Generate, jika ada konfirmasi jawab atau pilih YA(Generate), maka akan muncul captcha seperti pada gambar dibawah ini.
  6. Masukan kode Captcha yang ada, kemudian dibawahnya masukan password user yang tadi digunakan untuk masuk ke E-Klaim. Kemudian klik YA(Generate)
  7. Jika anda benar dan berhasil maka akan muncul layar seperti dibawah ini
  8. Perhatikan gambar diatas, Kode RS harus sesuai dengan kode RS masing-masing. Encryption Key merupakan kunci enkripsi yang akan digunakan oleh aplikasi T4M untuk berkomunikasi dengan aplikasi E-Klaim 5.2. Salin/copy text kode enkripsi tersebut. Selanjutnya kita lakukan setting pada aplikasi T4M

Konfigurasi Pada Aplikasi T4M

Setelah berhasil membuat Encryption Key di Aplikasi E-Klaim 5.2 selanjutnya kita masukan kode enkripsi tersebut kedalam aplikasi T4M
  1. Pastikan aplikasi T4M sudah menggunakan versi 1.0.170110 atau yang lebih baru, informasi tersebut ada di pojok kanan aplikasi.
  2. Klik menu Konfigurasi -> Konfigurasi Interkoneksi, sehingga muncul menu seperti berikut ini
  3. Isi setiap field konfigurasi yang ada sesuai petunjuk disini
  4. Tempelkan atau Paste kode enkripsi yang tadi di salin dari aplikasi E-Klaim 5.2
  5. Setelah selesai silahkan simpan dengan menekan tombol Simpan, dan pastikan proses penyimpanan berhasil.
  6. Proses Integrasi selesai. Jika anda baru saja instalasi aplikasi T4M silahkan lakukan build alos terlebih dahulu.
Selanjutnya aplikasi T4M dapat digunakan. Perlu diingat bahwa Kode Enkripsi yang disimpan di aplikasi T4M harus sesuai dengan kode pada E-Klaim, jika pada E-Klaim berubah maka perubahan harus dilakukan juga pada aplikasi T4M.

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Wednesday, November 29, 2017

Download : Update Aplikasi T4M Verifikasi dan Dashboard JKN

Setelah menjalani versi beta di launching bulan September lalu, aplikasi T4M telah mengalami pembaruan sesuai dengan masukan dari para Praktisi Casemix Indonesia. Apa Saja pembaruan yang ada ? silahkan simak pada tulisan dibawah ini.

Aplikasi T4M merupakan aplikasi yang dibuat untuk membantu praktisi rumah sakit dalam memonitor klaim JKN. Aplikasi ini di launching pada bulan September di Yogyakarta dan Batam berbarengan dengan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan tema PELATIHAN TEKNIS COSTING RS DAN KODIFIKASI DIAGNOSIS SERTA KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA PADA PROGRAM JKN Pada saat itu peluncuran ini hanya sebagai uji coba aplikasi dan telah dilakukan percobaan. Selama beberapa waktu teman-teman praktisi casemix memberikan masukan untuk perbaikan aplikasi ini.

Berdasarkan masukan tersebut aplikasi dilakukan perbaikan dan kami mengakomodir masukan-masukan tersebut untuk rilis berikutnya.

    Apa yang baru dalam update kali ini.
  1. Proses Bangun Data ALOS. Proses ini digunakan untuk membangun data dasar rata-rata length of stay (LOS) dan Average Cost (ACost) untuk mengevaluasi apakah suatu pelayanan melebihi rata-rata lama rawat atau tidak. Dalam proses perbaikan ini proses ALOS dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sesuai dengan periode entry data yang tersedia.
  2. Data ALOS kini dapat diekspor ke file lain berupa Microsoft Excel
  3. Dalam evaluasi harian ada tambahan fitur baru berupa fitur untuk export ke file Excel. Fitur ini bisa digunakan oleh rumah sakit atau praktisi untuk melakukan hal-hal lain yang di yang tidak bisa dilakukan melalui aplikasi tool ini.
  4. Penambahan menu baru atau fitur baru berupa evaluasi Over ACost RS. Tabulasi ini didasarkan pada rerata tarif Rumah Sakit dengan dibandingkan pada tarif real pelayanan kesehatan. Fitur ini menambahkan fitur sebelumnya yang membandingkan tarif Rumah Sakit dengan rata-rata tarif CBGs.
  5. Export ke Excel juga ditambahkan pada setiap evaluasi yang ada di menu evaluasi harian yaitu meliputi pemeriksaan inefisiensi, evaluasi Over Cost CBG, evaluasi over Cost RS, evaluasi OverLos.
  6. Perbaikan juga dilakukan pada menu dashboard Global di sini menampilkan beberapa grafik menambahkan yang sebelumnya sudah ada
  7. Bagi rumah sakit yang melayani pasien JKN dan pasien Jamkesda yang juga menggunakan aplikasi Ina cbg diversi Ini sudah dipisahkan sehingga hanya membaca pelayanan JKN dengan demikian data pelayanan non JKN tidak lagi tergabung menjadi satu suguhan data.
  8. Tambahan menu baru di aplikasi dashboard yaitu pelayanan per kasus keperawatan, sebelumnya hanya ada satu menu dashboard, saat ini ada tambahan baru berupa dashboard pelayanan keperawatan sehingga praktisi bisa melihat data-data setiap pelayanan perawatan baik rawat inap ataupun rawat jalan. Praktisi bisa melakukan kustomisasi atau memilih apakah melihat seluruh perawatan atau hanya melihat salah satu perawatan tertentu misalnya rawat jalan saja atau rawat inap saja atau kedua perawatan tersebut. Aplikasi laporan perawatan juga memiliki beberapa data seperti 10 kasus terbanyak 10 kasus terbesar kemudian 10 kasus CMG terbanyak kemudian kasus terbanyak dan rekap per dokter. Kesemuanya itu bisa dilihat dalam setiap perawatan atau seluruh perawatan.
  9. Tambahan Menu berikutnya adalah pelayanan dashboard kasus per dokter. Dalam Dashboard ini praktisi bisa melihat data pelayanan untuk seluruh dokter di rumah sakit dengan pengelompokan per dokter atau per pasien baik secara rekap ataupun detail. Di sini juga praktisi bisa melihat data per dokter memilih salah satu dokter atau seluruh dokter juga dapat dilihat rekap kelompok pelayanan baik rawat jalan ataupun rawat inap sehingga praktisi dapat melihat apakah surplus ataupun defisit untuk pelayanan setiap dokter tersebut. Perlu diingat bahwa data yang ditampilkan dalam perhitungan surplus atau defisit belum termasuk iur biaya.
  10. Ada tambahan menu baru yaitu tentang aplikasi yang berisi 2 menu di dalamnya. Yang pertama tentang aplikasi itu sendiri dan yang kedua tentang bantuan aplikasi yang akan langsung Membuka halaman website APCI, sedangkan menu bantuan akan membuka halaman panduan penggunaan aplikasi Tam tersebut.
  11. Tambahan berikutnya adalah informasi atau data Apakah pasien tersebut naik kelas atau tidak jika naik kelas naik ke kelas berapa LOS naik kelas berapa hari, kemudian biaya iur berapa rupiah dan berapa persen biaya yang dibayarkan oleh pasien
  12. Grafik dashboard yang dapat di export ke berbagai format baik gambar, excel atau yang lainnya.
  13. Daftar tabel yang dapat di export ke format excel sehingga dapat di proses lebih lanjut sesuai kebutuhan praktisi misalnya proses Jasa Pelayanan
Untuk menggunakan aplikasi ini silahkan install aplikasi Tool yang disediakan oleh APCI ini. Download Disini [PENTING : BACA UPDATE DIBAWAH. Pastikan prasyarat instalasi sudah terpenuhi, informasi lengkap silahkan baca disini.

Password : senandungrindu


Setelah selesai melakukan instalasi, silahkan lakukan konfigurasi sistem sebelum mulai menggunakannya. Panduan konfigurasi dapat dilihat disini.

UPDATE
Update ini hanya berlaku untuk aplikasi E-Klaim versi 5.1. Sehubungan dengan adanya update E-Klaim ke versi 5.2 Update ini tidak dapat digunakan. Tunggu update selanjutnya untuk aplikasi 5.2.


Kesulitan-kesulitan atau diskusi mengenai software ini dilakukan di gorup praktisi casemix nasional atau wilayah masing-masing melalui aplikasi Telegram..

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Tuesday, September 26, 2017

Download : Aplikasi Tool Verifikasi dan Dashboard JKN

Aplikasi Tools Verifikasi dan Dashboard JKN ini kami rancang untuk membantu teman-teman praktisi casemix mempermudah tugas terutama dalam hal verifikasi dan anlisa data klaim JKN. Verifikasi berupa pemeriksaan kodifikasi diagnosis yang benar sesuai regulasi yang ada, Sedangkan dashboard merupakan tampilan grafis untuk mempermudah mendapatkan gambaran umum pelayanan JKN RS.

Setelah sebelumnya kami menerbitkan perangkat lunak ImportINACBG yang berfungsi untuk membantu praktisi dalam melakukan migrasi data dari versi lama ke versi baru bersamaan dengan adanya versi baru aplikasi INACBG. Seiring dengan perkembangan kebutuhan pengolahan data pelayanan JKN, kini kami kembali menerbitkan software sebagai alat bantu bagi praktisi dalam melakukan pengolahan data pelayanan JKN di RS.

Fokus fitur software ini adalah pada verifikasi internal dan analisa data pelayanan. Pada tahap awal dalam versi beta ini fitur sementara pada verifikasi internal untuk pengecekan Prosedur In-efisiensi Fraud agar RS dapat mengantisipasi potensi fraud yang tidak disadari, atau dapat menyiapkan bukti-bukti klinis jika kemudian di minta dalam proses verifikasi pelayanan oleh BPJS Kesehatan.

Verifikasi lainnya lebih bersifat informasi atau kewaspada saja. Misalnya evaluasi Over LOS. Evaluasi over los akan menampilkan data-data pelayanan yang mengalami over los atau lama perawatan melebihi rata-rata lama perwatan. Informasi ini bisa berguna misalnya untuk memastikan sebab lamanya perawatan sehingga melebihi rata-rata lama rawat. Dalam beberapa kasus, pelayanan yang melebihi rata-rata lama rawat disebabkan adanya diagnosis atau sebab lain yang belum di kode, misalnya infeksi.

Selain evaluasi over Los, kami suguhkan juga evaluasi Over Cost. evaluasi ini menyuguhkan data yang biaya pelayanan menurut tarif RS lebih besar dari reimburst atau tarif CBG yang diajukan. Kami ingatkan untuk dapat menggunakan informasi ini dengan bijak.

Untuk analisa data akan disuguhkan dalam bentuk grafis sehingga mudah di baca dan didapatkan gambaran umum pelayanan kesehatan peserta JKN. Grafis akan disuguhkan dalam bentuk dashboard. Pada tahap ini suguhan data masih terbatas, secara bertahap akan di tambahkan sesuai dengan masukan dan kebutuhan praktisi.

Sementara ini Aplikasi ini ditujukan untuk peserta Pelatihan Teknis Costing Rs dan kodifikasi diagnosis serta kendali mutu dan kendali biaya pada program JKN yang di laksanakan di Yogyakarta dan Batam yang di selenggarakan oleh APCI guna ujicoba dan mendapatkan masukan untuk pengembangan ke depan.

Untuk menggunakan software ini maka harus memenuhi kebutuhan software sebagai berikut.
1. .NET Framework versi 4.5.2 bisa di download disini
2. SQLLocalDB, disesuaikan dengan versi Windows yang di gunakan.
SQLLocalDB X64 Jika windows yang digunakan versi 64bit, Download disini.
SQLLocalDB X86 Jika windows yang digunakan versi 32 bit, Download Disini
Bingung yang dipakai versi yang mana? Begini caranya cari tahu.

Jika kedua aplikasi itu sudah berhasil di install, selanjutnya silahkan install aplikasi Tool yang disediakan oleh APCI ini. Download Disini.

Password : senandungrindu


Setelah selesai melakukan instalasi, silahkan lakukan konfigurasi sistem sebelum mulai menggunakannya. Panduan konfigurasi dapat dilihat disini.

Kesulitan-kesulitan atau diskusi mengenai software ini dilakukan di gorup pelatihan yang telah dibuat pada saat pelatihan di kedua tempat tersebut melalui aplikasi Telegram., Jika anda menjadi peserta namun belum masuk kedalam group telegram tersebut silahkan hubungi Contact Person pelatihan dimana anda mengikutinya.

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Monday, September 25, 2017

Bagaimana : Mengetahui Windows 32 bit atau Windows 64 bit?

Tulisan ini akan menjelasakan bagaimana caranya mengetahui versi windows yang digunakan windows 32 bit kah atau windows 64 bit. Ini penting agar kita dapat menginstall versi aplikasi dengan tepat.Umumnya, jumlah bit komputer menunjukkan berapa banyak data yang bisa diolah, kecepatan proses pengarsipan data, dan kapasitas memori maksimal. Untuk mengoptimalkan kinerja komputer, jumlah bit dari sistem operasi yang terpasang pada komputer harus sesuai dengan jumlah bit komputer itu sendiri.

Berikut Cara mengetahui pada tiap-tiap versi Windows Windows XP
1. Klik Start, kemudian klik Run. 2. Pada jendela Run yang muncul, Ketik sysdm.cpl lalu klik OK
3. Klik Tab General. Versi Sistem Operasi di tampilkan sebagai berikut
Untuk Windows versi 64 bit akan muncul Windows XP Professional x64 Edition Version < Year>
Sedangkan Windows 32 bit akan muncul Windows XP Professional Version

Windows Vista atau Windows 7
1. Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan pada Computer, lalu klik Properties
2. dibawah system akan muncul informasi seperti pada gambar berikut


Windows 10
1. Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan pada This PC, lalu klik Properties
2. dibawah system akan muncul informasi seperti pada gambar berikut


Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Thursday, August 31, 2017

PELATIHAN TEKNIS COSTING RS DAN KODIFIKASI DIAGNOSIS SERTA KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA PADA PROGRAM JKN YOGYAKARTA DAN BATAM

Informasi Singkat Kegiatan :
Gelombang 1 :
Hari / Tanggal : Kamis – Sabtu, 14 – 16 September 2017
Jam : 14.00 wib - selesai
Tempat : Hotel Grand Keisha Yogyakarta
Jl. Affandy No.9 Gejayan, Telp. (0274) 5012 200 Yogyakarta

Gelombang 2 :
Hari / Tanggal : Senin – Rabu, 18 – 20 September 2017
Jam : 14.00 wib - selesai
Tempat : HARRIS HOTEL Batam Center
Jl. Engku Putri, Batam CenterTelp: +62 778 749 8888 Kota Batam, Kepulauan Riau

Metode pembayaran yang digunakan dalam penyelenggaraan sistem JKN adalah metode prospektif payment, salah satu model pembayarannya adalah casemix (case based payment). Metode ini berpengaruh pada metode pembayaran yg diterapkan pada sebagian besar rumah sakit. Pihak rumah sakit harus memahami polapembayaran casemix tersebut agar penetapan tarif dapat disesuaikan dengan unit cost yang lebih efektif dan efisien.

Penetapan tarif INA CBGs sebagai case base payment didasarkan pada data costing dan data koding dari rumah sakit. Data costing didapatkan dari seluruh data biaya (unit cost) rumah sakit dari berbagai kelas dan jenis rumah sakit berdasarkan kepemilikan (swasta dan pemerintah). Penggunaan tarif INA CBGs sebagai case base payment dalam program JKN menuntut pihak rumah sakit harus mengerti bagaimana mengolah dan mengatur semua pembiayaan yang lebih baik dengan tetap mempertahankan kualitas mutu pelayanan.

Dalam penyelenggaraan JKN, efektifitas dan efisiensi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dapat dicapai dengan menerapkan kendali mutu dan kendali biaya. Terciptanya Kendali mutu dan kendali biaya tak lepas dari peran semua pihak yang ada di rumah sakit, baik pengaturan kewenangan tenaga kesehatan sesuai kompetensi, pemantauan dan evaluasi penggunaan obat, alat kesehatan dan bahan medis. Selain itu, pihak Rumah Sakit perlu memahami teknik UR (utilization review) sehingga proses pengendalian akan tercipta dengan baik untuk bisa mendeteksi lebih dini jika ada potensi fraud dalam pelayanan JKN.

SASARAN PESERTA
1. Direktur Rumah Sakit / Managemen Rumah Sakit
2. Komite Medis Rumah Sakit
3. Kepala Bagian Keuangan / Staf Keuangan
4. Tim Casemix Rumah Sakit ( koder, verifikator internal, admin klaim )
5. Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB)Rumah Sakit
6. Tim Anti Fraud di Rumah Sakit
Informasi dan Pendaftaran dilakukan secara online melalui http://training.apci.or.id

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Tuesday, April 11, 2017

DOWNLOAD : UPDATE PATCH E-KLAIM VERSI 5.1.0.201704040840

Untuk menyempurnakan fitur aplikasi E-Klaim NCC kembali merilis update patch untuk memperbarui aplikasi yang sudah terpasang di Rumah Sakit. Ada beberapa bug yang diperbarui pada rilis kali ini terutama masalah transfer data ke pusat data kesehatan dan Coordination of Benefit (COB) bagi peserta JKN.

    Beberapa penambahan penting diantaranya adalah :
  • Perbaikan pada fitur pengiriman data online
  • Penambahan notifikasi pada fitur kirim data online apabila terjadi kegagalan koneksi jaringan
  • Fix Bugs pada monitoring status klaim
  • Adopsi untuk Coordination of Benefit (COB)
Penambahan penting pada update patch ini diantaranya adalah penambahan fitur untuk COB bagi asuransi komersial yang dimiliki oleh peserta JKN.

Pada periode pertama ini, asuransi komersial pertama yang bekerjasama dengan kementerian kesehatan untuk melaksanakan COB adalah Mandiri Inhealth, dalam konsepnya Mandiri Inhealth akan berperan sebagai first payer atau pembayar utama kepada Rumah Sakit. Sedangkan cara pembayaran bergantung pada kesepakatan antara PT. Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia dengan Rumah Sakit.

Dalam prosesnya Inhealth akan mengajukan tagihan kepada BPJS Kesehatan senilai tarif inacbg, oleh karena itu RS yang bekerjasama dengan Inhealth akan diminta untuk melakukan grouping dan mengirimnya ke data center kemenkes dan data center Inhelath.

Informasi lebih lanjut tentang penggunaan E-Klaim dalam pengajuan klaim Inhelath akan disampaikan pada saat sosialisasi update aplikasi baru.

Sebagaimana kita tahu bahwa peserta JKN dalam hal naik kelas rawat dari jatah kelas dapat dibayarkan oleh asuransi lain atau oleh peserta itu sendiri. Untuk mengakomidasi itulah aplikasi E-Klaim ditambahkan fitur COB.

Link download

Full Installer versi 5.1.0.201704040840
Update patch COB
Petunjuk Teknis E-Klaim

Proses Instalasi

Jalankan setup file update patch yang di download. Pastikan saat menjalankan file setup xampp (MySQL dan Apache) dalam keadaan berjalan atau on. Setelah proses instalasi, pastikan saat login versi e-klaim sudah berubah menjadi build 5.1.0.201704040840

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.


Saturday, March 18, 2017

Download : Update patch E-Klaim Versi 5.1.0.201703170645

Menyikapi banyaknya masukan dari pengguna aplikasi E-Klaim atau INACBG 5.1 Kemenkes melalui NCC merilis update aplikasi E-Klaim 5.1 untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Ini merupakan udpate yang sudah stabil, jika anda sebelumnya melakukan instalasi update dari sumber lain dan mengalami kendala seperti pencarian tidak dapat dilakukan dan lain sebagainya silahkan update dengan versi dibawah ini yang merupakan patch versi stabil. Dalam rilis update ini, NCC menyertakan perbaikan-perbaikan beberapa fitur yang sebelumnya sudah ada agar lebih mudah digunakna dan lebih valid sesuai kebutuhan. Selain itu ditambahkan pula fitur-fitur baru sesuai dengan permintaan pengguna kebutuhan pengguna.

    Perbaikan dan penambahan fitur yang disertakan dalam patch kali ini diantaranya
  • Perbaikan error saat dilakukan migrasi migrasi
  • Pasien baru tidak ditemukan
  • Tombol hapus diganti dengan cari pasien
  • fix Hapus pasien masih muncul di laporan individual
  • Kode ICD10 fix
  • perbaikan pada UNUGrouper logic
  • fix Error filter regular/eksekutif pada laporan individual
  • Error Kolom DISCHARGE_STATUS pada TXT untuk rajal [20161229]
  • Error button hilang pada klaim final tanpa hasil grouper [20161224]
  • Error cetak klaim individual menjadi 2 lembar [20161224]
  • Error cetak Rekap PDF/XLSX pada menu Laporan Individual [20161212]
  • Upgrade grouper logic [20161212]
  • Ubah favicon [20161212]
  • Error migrasi ulang ketika pernah crash [20161212]
  • Error tambah record ketika reload klaim baru pada Safari [20161208]
  • Error pasien yang sudah dihapus tapi muncul di laporan klaim [20161207]
  • Membuka kemungkinan 1 pasien dengan beberapa nomor kartu [20161207]
  • Error ketika klaim baru, ketika nama DPJP ada quote [20161207]
    • Error Cetak Klaim:
    • untuk rawat inap tapi tercetak rawat jalan [20161114]
    • untuk kelas rawat inap selalu tercetak kelas 3 [20161115]
    • untuk rawat jalan belum menampilkan regular/eksekutif [20161115]
    • berat lahir untuk pasien neonatal tidak muncul [20161115]
    • belum ada nomor halaman / lembar [20161116]
  • Error cetak Rekap PDF/XLSX pada menu Laporan [20161114]
  • Cetak klaim individual urut waktu grouping [20161121]
  • Error bisa grouping ketika no. rm pasien kosong [20161115]
  • Nama koder pada TXT file belum ada [20161116]
  • Error tombol grouper ketika cara bayar selain JKN [20161116]
  • Migrasi belum menyertakan user yang melakukan grouper [20161116]
  • Error migrasi user sehingga bisa login sembarang [20161117]
  • Error save nomor kartu [20161117]
  • Error hapus pasien [20161122]
  • Error kirim online untuk nama pasien dengan tanda kutip [20161122]
  • Perbaikan pencarian klaim di menu coding [20161118]
  • Error duplikasi nomor peserta [20161124]
  • Error duplikasi nomor rm dengan pasien yang sudah dihapus [20161202]
    • Web Service:
    • Variable jenis_rawat pada get_claim_data selalu 1 [20161229]
    • Refine error checking [20161219]
    • Bypass check no peserta untuk new_claim, akomodasi non JKN [20161207]
    • Response claim_final tidak sesuai (Method tidak ditemukan) [20161115]
    • Response get_claim_data tidak sesuai nomor sep [20161116]
    • Response ws seragam untuk mode debug dan mode non debug [20161123]
    • Method set_claim_data gagal dengan "Klaim sudah dihapus" [20161125]
    • Gagal set icu_indikator = "0" pada set_claim_data [20161125]
    • Unset hasil grouper saat set_claim_data, integrity check [20161125]
    Fitur Baru:
  • Pengiriman klaim ke DC rajal dan ranap sekaligus [20170311]
  • Kalkulasi tambahan biaya pasien naik kelas [20170311]
  • Monitor status klaim BPJS [20170311]
  • Impor TXT Encrypted [20170311]
  • Integrasi Web Service BPJS versi 1.4 dan 2.1 [20170311]
  • Reset button untuk batch_grouper [20161212]
  • Penambahan informasi upgrade kelas rawat [20161212]
  • Penambahan konfigurasi file server.ini [20161211]
  • Filter status klaim pada pencarian klaim dengan kriteria [20161207]
  • Pemisahan filter waktu grouping di laporan klaim individual [20161207]
  • Batch Grouping [20161125]
  • Laporan Klaim Individual [20161118]
    • Web Service:
    • Definisi error_no [20161219]
    • Cetak klaim individual claim_print [20161219]
    • Penambahan infor tarif kelas 1,2 dan 3 untuk tiap hasil grouper [20161219]
    • Method send_claim_individual [20161123]
    • Method get_claim_status [20161116]


Proses Instalasi

Jalankan setup file update patch yang di download. Pastikan saat menjalankan file setup xampp (MySQL dan Apache) dalam keadaan berjalan atau on.

Setelah proses instalasi, pastikan saat login versi e-klaim sudah berubah menjadi build 5.1.0.201703170645.

Patch dapat di download dilink berikut ini

Link petunjuk teknis sesuaidengan versi update bisa di download disini Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.

Saturday, January 14, 2017

Bagaimana : Mengatasi Masalah Error Too Many Connections

Bagi rumah sakit tertentu yang melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam jumlah banyak dan memiliki petugas entry ke E-Klaim banyak juga mungkin pernah mengalami masalah pada aplikasi E-Klaim dengan tampilan SQL Error Too Many Connections. Kegiatan proses entry klaim pasti terganggu dengan adanya ini. Kenapa dan bagaimana caranya mengatasi masalah tersebut? Mari kita coba.

Aplikasi E-Klaim menggunakan basis data MySQL untuk pengelolaan datanya. Secara Default MySQL memiliki batasan koneksi yang diizinkan demi menjaga performa server. Meskipun dalam prakteknya jumlah koneksi yang terjadi akan sangat bergantung dengan sumberdaya komputer yang difungsikan sebagai server. Diantaranya adalah Jumlah RAM, Konsumsi RAM pada setiap koneksi, beban kerja dari masing-masing koneksi dan waktu respon yang diinginkan.

Namun demikian kita dapat merubah nilai default tersebut sesuai dengan kebutuhan kita dengan cara merubah nilai default jumlah maksimal koneksi yang terjadi secara simultan. Berikut langkah merubah jumlah maksimal koneksi pada basis data E-Klaim.
  1. Buka windows Explorer.
  2. Masuk ke folder c:\xampp\mysql\bin
  3. Buka file my.ini dengan NotePad atau editor lainnya
  4. cari kata "max_connections" (tanpa tanda petik). atau jika tidak ditemukan, tambahkan kata tersebut pada baris paling akhir (biasanya bari 45). Seperti pada gambar dibawah.
  5. Ganti nilainya menjadi 300 atau sesuai dengan kebutuhan
  6. Simpan
  7. Restart Mysql dari xampp
  8. Silahkan log in ulang ke aplikasi E-Klaim
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan perubahan konfigurasi diatas diantaranya
  • Meskipun kita bisa merubah nilai jumlah koneksi maksimal, hendaknya diisi sesuai dengan kebutuhan kita saja, jangan berlebihan karena akan berdampak pada performa server E-Klaim.
  • Parameter max_connections harus diisi angka antara 1 sampai dengan 100000, tidak boleh diisi 0 (nol), dan tidak boleh diisi huruf atau karakter lain selain angka.
  • Penambahan nilai parameter max_connection berhubungan dengan jumlah file descriptors. Sehingga jika merubah nilai jumlah maksimal tinggi idealnya juga merubah konfigurasi table_open_chace
Demikian cara mengatasi error Too Many Connections. Semoga tidak terjadi lagi dan klaim lancar.



Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.

Friday, January 13, 2017

Bagaimana : Menggunakan Tool Import INACBG 2.0 Untuk Merecover Data E-Klaim 5.1

Pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan fungsi Tool Import INACBG 2.0 dan link download tools tersebut. Berikut ini akan disampaikan langkah-langkah penggunaan untuk mengimport data dari text file kedalam aplikasi E-Klaim 5.1

Setelah download dan Install, di desktop akan ada icon ImportINACBG, dari sinilah aplikasi ImportINACBG dijalankan. Pada saat dijalankan maka akan muncul tampilan seperti pada gambar diatas, silahkan klik gambar diatas untuk melihat gambar dengan ukuran lebih besar sehingga lebih jelas.

Sebelum menjalankan tool ini, Pastikan kode rumah sakit sudah terdaftar dalam basis data tools. Jika belum terdaftar silahkan kontak link yang ada pada aplikasi tools tersebut untuk di daftarakan. Untuk melihat kontak silahkan klik tombol About. Selain itu pastikan saat menjalankan tools, komputer yang digunakan dalam keadaan terhubung dengan internet.

Cara penggunaannya cukup mudah, untuk memudahkan siapkan file text yang akan di import dalam satu folder D:\Rekap. Aplikasi ini dapat dijalankan dari komputer manapun selama terhubung dengan server E-Klaim 5.1.

Pada bagian atas terdapat parameter yang harus di isi, yakni Server INACBG, Lokasi File Text, opsi sumber dan tujuan data dalam file text, dan type tarif rs yang akan dituju.
  • Server INACBG
  • Diisi dengan IP server inacbg, atau jika dijalankan di server inacbg maka isilah dengan localhost, secara default ini akan berisi localhost.
  • Lokasi File Text
  • isi dengan nama rekap file text yang akan di import lengkap dengan path atau nama folder tempat file rekap text, misalnya D:\rekap\01062016.txt. Untuk mempermudah dapat menggunakan tombol di sebelah kanan untuk mengambil nama file text yang akan di import.
  • Asal Dan tujuan
  • Silahkan pilih versi aplikasi yang menjadi sumber data. Jika file text berasal dari versi 4.1 maka pilih INACBG 4.1 ===> E-Klaim 5.1. Jika berasal dari aplikasi E-Klaim 5.1 atau dari Data center kemenkes pilih E-Klaim 5.1 ===> E-Klaim 5.1
  • Tentukan tipe tarif tujuan
  • Tentukan type tarif yang menjadi tujuan pada dropdown yang ada, misalnya RS Pemerintah Type B
Setelah semua parameter tersebut diisi, tinggal klik tombol Proses di sebelah kanan bawah. Maka satu persatu data akan dikirim ke aplikasi E-Klaim. Data akan langsung di grouping dan bersifat final. Jika pada data klaim terdapat Special CMG maka otomatis menambahkan Special CMG pada data-data klaim yang memang mengadung special CMG.

Setelah menekan tombol proses, proses akan berjalan dan dibagian bawah akan muncul indikator persentase proses. Waktu yang dibutuhkan untuk import sangat tergantung dengan banyaknya data dan kemampuan server E-Klaim. Untuk kecepatan proses, sangat disarankan untuk menjalankan aplikasi ini di server E-Klaim, bukan dari komputer klien.

Jika Berhasil akan nampak seperti pada gambar dibawah ini.


Update Info

Bagi pengguna tool ini, akan ada pesan bahwa tool ini sudah tidak sesuai dengan perkembangan aplikasi E-Klaim.
Kami informasikan bahwa aplikasi E-Klaim sudah mengalamin pengembangan, dan saat ini versi baru Tools Import sudah dikembangkan sesuai dengan perkembangan aplikasi E-Klaim. Versi baru Tools Import akan didistribusikan pada kegiatan Pelatihan teknis E-Klaim dan Penguatan Koder.


Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.

Sunday, January 8, 2017

Download : Update Lisensi INACBG Versi 4.1

Sebagaimana diketahui bahwa aplikasi INACBG 4.1 digunakan untuk klaim pelayanan pasien JKN samai dengan pelayanan bulan Oktober 2016. Sedangkan mulai pelayanan pasien yang masuk pertanggal 26 oktober 2016 menggunakan aplikasi versi baru yaitu INACBG 5.1. Meski demikian INACBG 4.1 akan berakhir masa pakainya pada 31 Januari 2017.

Meski telah diberi tenggang waktu hingga 31 Januari 2017 ternyata masih banyak RS yang belum selesai melakukan klaim pelayanan hingga Oktober 2016. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan melalui NCC telah merilis perpanjangan masa pakai aplikasi INACBG versi 4.1.

Cara Instalasi

  1. Download file update lisensi pada link dibawah
  2. Extract file yang di download menggunakan winrar ke folder tertentu
  3. Baca informasi yang ada pada file text yang disertakan
  4. Ikuti petunjuknya
  5. Backup database selalu sebelum melakukan perubahan update aplikasi
  6. Pastikan xampp dalam keadaan berhenti (MySQL dan Apache)
  7. Jalankan file executable hingga muncul tombol Finish
  8. Tekan tombol finish
  9. Jalankan INACBG 4.1 seperti biasa.

Update

Bagi yang sebelumnya sudah download namun tetep gagal, silahkan download ulang update dibawah ini. Paket sudah diperbaiki dan disesuaikan untuk memudahkan instalasi

Download File Disini

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.

Saturday, January 7, 2017

Bagaimana : Integrasi E-Klaim 5.1 dengan SEP

Pada masa yang lalu telah dibahas teknis langkah-langkah mengintegrasikan INACBG 4.0/4.1 dengan RSSEP sehingga memudahkan user dalam melakukan entry data klaim sehingga meminimalisir data yang di entry. Sebagian teknis tersebut masih dapat digunakan pada INACBG versi 5.1 atau versi e-klaim.

Perlu diingat bahwa integrasi ini berarti menghubungkan dua sistem yang berbeda yaitu INACBG dan SEP. Oleh karena itu implementasinya juga harus melibatkan kedua belah pihak pengelola kedua sistem tersebut yakni Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan. Tidak akan bisa terlaksana kalau hanya kita saja yang melakukan update software meskipun softwarenya adalah software terbaru.

Supaya aplikasi e-klaim dapat terhubung dengan data SEP, maka perlu aplikasi penghubung atau jembatan yang biasa disebut Webservice atau WS. Sebenarnya itu merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai perantara antara kedua sistem. Berdasarkan pantauan saat ini ada beberapa versi WS yang terpasang di RS, ada yang masih versi 1.4 ada yang sudah versi 2.1. Pada artikel terdahulu adalah untuk WS dengan versi 1.4. Sehingga jika versi di RS masih menggunakan versi 1.4 dapat menggunakan tutorial yang lama atau akan kita ulas kembali disini.

Dalam tulisan ini akan membahas hal-hal yang harus kita lakukan sebagai petugas Rumah Sakit atau pengelola sistem e-klaim. Tentang apa yang harus dilakukan oleh BPJS tidak akan dibahas disini. Karena mereka juga sudah dilatih sedemikian rupa untuk melakukan konfigurasi pada server mereka. Namun demikian akan sangat baik, efektif dan efisien jika dilakukan secara bersama-sama dan dilakukan pengujian bersama-sama, sehingga ketika ditemukan kendala atau masalah dapat dilakukan penyelesaian secara bersama-sama. Masalah mungkin saja terjadi pada kedua belah pihak baik pihak RS maupun BPJS. Dan pesan saya, sebelum berfungsi dengan baik jangan pernah menunda-nunda penyelesaian, selesaikan saat itu juga.

Versi Webservice (WS)

Saat ini ada dua versi webservice yang beredar di Rumah sakit PPK JKN yaitu versi 1.4 dan versi 2.1. Versi 1.4 masih menggunakan teknologi Java dan tomcat sebagai webservernya. Versi ini biasa disebut sebagai server tomcat oleh teman-teman RS.

Sedangkan versi yang kedua adalah versi 2.1. pada versi ini BPJS Kesehatan sudah menggunakan teknologi .NET dan Internet Informtion Server (IIS) sebagai webservernya.

Cara kerja kedua versi itu sebenarnya sama, namun memiliki path yang berbeda. penulisan path ini yang penting, karena jika path salah maka aplikasi tidak dapat terhubung. Dan sulitnya lagi, path tiap RS bisa berbeda tergantung dengan konfigurasi yang dilakukan oleh IT BPJS Kesehatan cabang setempat. Oleh karena itu langkah terbaik sebenarnya adalah kordinasi dengan IT BPJS kesehatan cabang setempat

Pastikan kedua server terhubung

Pada umumnya webservice diinstall pada komputer server BPJS Kesehatan menjadi satu dengan server database, Namun demikian ada kemungkinan juga di install pada komputer terpisah dengan server database. Disinilah pentingnya komunikasi dengan mereka. Jika anda masih menggunakan webservice versi 1.4 atau tomcat silahkan merujuk pada tulisan sebelumnya disini pada sub judul yang sama. Sedangkan bagi anda yang sudah menggunakan versi 2.1 silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Tidak akan pernah terjadi integrasi kedua sistem hingga keduanya dapat saling terhubung. Saran saya hubungi bagian IT Rumah Sakit untuk memastikan kedua jaringan saling terhubung. Namun jika tidak ada ahli IT di RS ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melakukan pengecekan apakah jaringan BPJS yang digunakan oleh aplikasi SEP sudah terhubung dengan jarinan RS atau yang digunakan oleh aplikasi INACBG.

  1. Cari Tahu IP Komputer Server
  2. Jika belum tahu apa itu IP Komputer silahkan klik disini. Cara yang paling gampang untuk mengetahui IP komputer server SEP adalah menanyakan langsung kepetugas IT BPJS Kesehatan. Bagaimana kalau sulit sekali menemuinya ? ada cara lain. Di RS kita tentu ada minimal satu buah komputer yang digunakan untuk membuat SEP. Jalankan aplikasi SEP kemudian klik menu Setting, kemudian klik menu Setting Koneksi. Sehingga muncul jendela seperti berikut ini. Ingat... Jangan melakukan perubahan apapun pada jendela yang muncul.
    Perhatikan bagian field server name, disana akan ada susunan angka-angka yang dipisahkan oleh tanda titik. Itulah IP Komputer Server SEP. Catat dengan baik, Misalnya IP yang tertera adalah 172.168.32.12. Dan sekarang kembali ke komputer server e-klaim.
  3. Lakukan Ping ke komputer server SEP dari komputer e-klaim
  4. Saatnya kita melakukan uji koneksi atau sambungan dari komputer e-klaim ke server SEP. Jika server e-klaim menggunakan windows 7, silahkan klik tombol Start lalu ketik "cmd" (tanpa tanda petik) dan tekan Enter. Maka akan muncul jendela dengan warna layar hitam yang biasa disebut jendela console atau command prompt. Buka catatan IP Server SEP tadi, lalu pada jendela yang muncul ketik "ping ". Sebagai contoh disini "ping 172.166.32.12" (tanpa tanda petik) kemudian tekan Enter. Jika server e-klaim sudah terhubung dengan server SEP maka akan muncul pesan Replay From bla..bla..bla... seperti gambar dibawah ini.
    Namun jika munculnya adalah "Request Time Out" artinya server e-klaim belum dapat terhubung dengan server BPJS. Silahkan hubungi bagian IT RS atau IT BPJS Kesehatan untuk menghubungkan kedua server tersebut.

Cari Tahu Versi Webservice

Sebagaimana disebutkan sebelumnya saat ini ada 2 versi webservice yang beredar yaitu versi 1.4 dan versi 2.1. Versi 1.4 masih menggunakan teknologi java dengan tomcat sebagai webserver-nya. Makanya oleh praktisi di RS biasa disebut webservice tomcat. Sedangkan satunya lagi versi 2.1 menggunakan teknologi .Net dengan IIS sebagai webserver-nya. Jika kita sudah tahu versi yang digunakan abaikan sub judul ini.

Untuk versi 1.4 umumnya menggunakna port 8082 atau 8081, sedangkan versi 2.1 umumnya menggunakan port 8080 atau ada juga yang menggunakan port 80. Untuk mengetahui versi yang terpasang silahkan buka IP yang tadi dicatat kemudian ketikan pada browser Firefox dan tambahkan port, antara IP dan nomor port dipisahkan oleh tanda titik dua sehingga menjadi 172.168.32.12:8080/WsLokalRest/ atau 172.168.32.12:8082/SepLokalRest/ Jika benar maka akan tampil layar depan webservice yang menampilkan versi werservice seperti dibawah ini

Uji Fungsi Webservice

Langhkah ini dimaksudkan untuk memeriksa apakah webservice atau layanan bridging dari BPJS Kesehatan sudah berjalan atau belum. Caranya siapkan satu buah nomor SEP yang sudah dibuat oleh petugas pendaftaran, misalnya nomor SEP yang sudah dibuat adalah 1111R00104140002398.

Buka browser mozilla firefox misalnya. Pada address bar, ketikan alamat atau IP server yang tadi dicatat. Kemudian tambahkan nomor port 8080 kemudian ditambahkan path "/WsLokalRest/sep/cbg/" ditambah dengan No. SEP contoh tadi, misalnya alamatnya menjadi "http://172.166.32.12:8080/SepLokalRest/sep/cbg/1111R00104140002398" kemudian tekan Enter. Jika Webservice sudah berfungsi dengan benar dan terpasang di server SEP Tersebut akan muncul data peserta seperti berikut.
Jika sudah dapat menampilkan hasil seperti tersebut diatas artinya webservice untuk bridging sudah tersedia langkah selanjutnya adalah konfigurasi e-klaim untuk kepentingan bridging tersebut.

Konfigurasi pada e-klaim

Buka browser firefox seperti biasa, buka aplikasi e-klaim. Kemudian pastikan kita sudah masuk pada menu group Pengaturan dan Pemeliharaan. Caranya Klik menu Akun disebelah kanan, kemudian klik sub menu Switch Group, pada pilihan yang muncul klik menu Pengaturan & Pemeliharaan.
Langkah berikutnya klik menu Setup, kemudian sub menu Integrasi, klik sub menu BPJS. seperti pada gambar dibawah ini.
Masukan parameter bridging yang diperlukan. Pada field isian Kode Rumah Sakit, masukan kode rumah sakit yang diberikan oleh BPJS Kesehatan biasanya 8 digit pertama yang tertera pada nomor SEP pasien, misalnya 1111R001.

Klik Enable pada field "Enable Server Lokal SEP" sehingga kota kecil disamping kata Enable dicentang. Pada isian Host, masukan IP server yang tadi dicatat misalnya 172.168.32.12. Kemudian pada Port isi dengan nomor port yang telah ditentukan oleh BPJS Kesehatan, mialnya 8080 atau 8081 atau 8082. Field Consumer ID dan Consumer Secret diisi dengan Consumer ID dan Consumer Secret yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, namun jika belum pernah diberi biarkan kedua field itu kosong.

Field isian terakhir adalah Web Service SEP-CBG v2.1. Diisi dengan path service yang dibuat oleh IT BPJS Kesehatan. Nilai default yang ada disitu merupakan default path untuk webservice versi 1.4 atau pastikan tertulis "SepLokalRest", sedangkan Jika webservice yang terpasang adalah versi 2.1 maka field ini diisi dengan "/WsLokalRest/sep/cbg/" "WsLokalRest" (tanpa tanda petik). Jika diisi maka akan seperti pada gambar dibawah ini dan pastikan opsi versi webservice dipilih sesuai dengan versi yang terpasang di rumah sakit (versi 1.4 atau 2.1).
Setelah terisi semua silahkan klik simpan, dan kemudian masuk ke menu Administrasi Klaim, kemudian lakukan pencarian berdasarkan nomor SEP. Jika berhasil, e-klaim akan menampilkan hasil pencarian seperti pada gambar berikut ini .
Demikian langkah-langkah mengintegrasikan aplikasi e-klaim dengan sistem BPJS Kesehatan Semoga bermanfaat.

Untuk mengikuti tulisan-tulisan dalam website ini dan informasi terbaru tentang Casemix, silahkan ikuti chanel E-Klaim dan INACBG melalui aplikasi telegram di link berikut ini.